Taekwondo dan Asian Games 2018 di Jakarta

Rabu, 30 Maret 2016 10:01


ilustrasi

CSR.Id - Taekwondo mulai dikenal ke seluruh penjuru dunia karena aktivitas pelatih-pelatih Taekwondo Korea di luar negeri. Saat ini, Taekwondo sudah terdaftar di 206 negara, hal ini menunjukan besarnya minat masyarakat dunia terhadap Taekwondo. Dan sekarang Taekwondo sudah menjadi seni bela diri yang dapat dinikmati tidak hanya di Korea saja, tetapi oleh masyarakat dunia. Karena itu, Taekwondo akhirnya terpilih menjadi salah satu cabang olah raga resmi dalam Olimpiade, mengalahkan Wushu dari China dan Karate dari Jepang.

Terdapat dua kategori dalam kompetisi resmi Taekwondo, yaitu poomsae atau rangkaian jurus dan kyorugi atau pertarungan. Kyorugi adalah gerakan mengikuti lawan sambil menyesuaikan atau menghindari lawan. Sedangkan,poomsae pada dasarnya adalah latihan sendiri dan merupakan rangkaian gerakan dengan penilaian sejauh mana ketepatan atau kelenturan tendangan kaki, gerakan tangan dan gerakan lainnya. Saat ini, di Korea belajar poomsae lebih banyak digemari sebagai kegiatan olah raga keluarga dibandingkan dengan kyorugi. Jika kyorugi berubah menjadi kegiatan budaya yang dinikmati oleh semua keluarga seperti poomsae, maka diharapkan Taekwondo akan menjadi budaya pop yang semakin populer. Di sisi lain, kyorugi sudah terpilih menjadi cabang olah raga resmi pada Olimpiade dan saat ini tengah diusahakan supaya poomsae juga dapat terpilih menjadi cabang resmi yang dikompetisikan.

Asian Games 2018 akan diselenggarakan di Jakarta. Pemerintah Korea sedang berusaha agar Taekwondopoomsae dapat terpilih menjadi salah satu cabang resmi pada Asian Games 2018 di Jakarta nanti sebagaimana kyorugi. Tahun lalu, ketika digelarnya pertemuan kerja sama olah raga antara Indonesia dan Korea, Menteri Kebudayaan, Olah Raga dan Pariwisata Korea berkunjung ke Indonesia dan telah mengusahakan agar Taekwondo poomsae terpilih di Asian Games 2018 nanti. Tahun ini, pada 27 Januari lalu, Asosiasi Taekwondo Indonesia dan Yayasan Promosi Taekwondo Korea telah menandatangani nota kesepahaman tentang dukungan dan kerja sama pelatihan bagi atlet Taekwondo Indonesia. Selain itu, untuk mempromosikan Taekwondo poomsae di Indonesia, telah disiapkan acara yang akan menampilkan pertunjukan Taekwondo poomsae di Jakarta. Korea Tourism Organization Jakarta (KTO Jakarta) akan menyelenggarakan Korea Festival pada 8 – 10 April, 2016, di Lotte Shopping Avenue, Jakarta. Pelatih Taekwondo dari Kukkiwon, Shin Seung Jung, yang memimpin tim nasional, akan mendemonstrasikan rangkaian gerakan poomsae pada acara ini. Acara ini akan menjadi pertunjukan dengan rangkaian gerakan poomsae standar tinggi, terutama untuk atlet-atlet nasional Indonesia Jika Taekwondopoomsae terpilih menjadi cabang olah raga resmi pada Asian Games 2018 di Jakarta, diharapakan Indonesia dan Korea dapat berdampingan di podium.  (han)


Berita Terkait
Akankah Tarian Kuda Psy Muncul dalam Kompetisi Ice Carving nanti?
Korea Festival 2016
Kodim 0106/AT-BM Laksanakan Bakti Sosial TNI Manunggal KB Kes (TMKK)
Aksi Komunitas Berhati di Vihara Budha Darma
Kegiatan Bakti Sosial OSIS SMA Fons Vitae 1, Periode 2014/2015